KALTARA -- Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kwarda Kaltara) menegaskan pentingnya tata kelola dana hibah yang transparan dan akuntabel dalam mendukung pembinaan generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Kwarda Kaltara, Kak Hj. Rahmawati melalui Ketua Harian Kwarda Kaltara, Kak Ir. Yosua Batara Payangan, S.T., M.Si saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pelaporan Dana Hibah, Jumat, 5 Desember 2025.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), di antaranya Ketua LPK Kak Drs. Mas Apriyan Noor, M.Pd, Sekretaris Rusli Sagumu, SE, serta para anggota Kak H. Trisno Hadi, SKM, M.Si, Kak Erwinsyah, S.Pd.I, dan Kak Amrin Bin Haji Baso, S.Pd. Selain itu hadir pula perwakilan Pusdatin, Andalan Bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana, Sekretariat Kwarda, hingga Dewan Kerja Daerah.
Dalam arahannya, Kak Yosua menekankan bahwa pengelolaan dana hibah bukan hanya urusan administratif, tetapi menyangkut integritas organisasi. Ia menilai, kepercayaan publik terhadap Gerakan Pramuka harus dijaga melalui pengelolaan anggaran yang tertib dan sesuai ketentuan.
“Dana hibah yang kita terima merupakan amanah besar. Akuntabilitas mencerminkan integritas Gerakan Pramuka, dan itu harus kita jaga bersama,” ucapnya.
Ia menjelaskan, dana hibah yang dikelola Kwarda adalah fondasi penting untuk menjalankan program pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan bagi generasi muda di Kalimantan Utara. Karena itu, setiap rupiah harus digunakan tepat sasaran sesuai tujuan organisasi.
Dalam kegiatan bimtek tersebut, para peserta diberikan materi tentang penyusunan anggaran, pengelolaan pembelanjaan, hingga teknik pelaporan pertanggungjawaban yang benar. Yosua berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan langsung di kwartir masing-masing guna mencegah kesalahan pengelolaan.
Dirinya juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi dan penguatan komitmen transparansi. “Bimtek ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi laboratorium untuk meningkatkan praktik tata kelola keuangan kita,” katanya.
Ia menuturkan, keberhasilan bimtek tidak diukur dari jalannya acara, melainkan dari perubahan nyata dalam pengelolaan anggaran kwartir di masa mendatang. Ia meyakini tata kelola keuangan yang baik akan berdampak langsung pada optimalnya pembinaan generasi muda.
Kak Yosua juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak terlibat yang telah mempersiapkan kegiatan. Ia berharap bimtek menjadi langkah konkret meningkatkan profesionalitas pengelolaan dana hibah di lingkungan Gerakan Pramuka Kaltara. (*)
