KALTARA -- Sebanyak 37 peserta kontingen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kwarda Kaltara) untuk Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka(Peran Saka) Nasional 2025 di Gorontalo dilepas secara resmi pada Jumat, 31 Oktober 2025.
Waka Binawasa Kwarda Kaltara, Kak Ir. H. Suparlan, mewakili Ketua Kwarda Kaltara, Kak H. Rahmawati, S.H, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian dalam wadah nasional yang mempertemukan pramuka dari seluruh Indonesia.
“Peran Saka bukan hanya tentang berkemah, tetapi tentang pembelajaran. Di sini adik-adik akan diuji dalam kerja sama, kepemimpinan, dan keteguhan sikap. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dan menambah pengalaman berharga,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa setiap peserta membawa tanggung jawab besar sebagai duta daerah. Menurutnya, sikap, etika, dan disiplin para peserta akan menjadi cerminan wajah Kalimantan Utara di kancah nasional.
“Nama daerah melekat di setiap langkah kalian. Tunjukkan karakter pramuka sejati — santun, disiplin, dan berani. Kalian tidak hanya mewakili gugus depan, tapi juga membawa semangat seluruh pramuka di Kaltara,” tegas Kak Suparlan.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan Peran Saka merupakan sarana penguatan karakter dan peningkatan keterampilan lintas satuan karya, mulai dari bidang kebencanaan, lingkungan, kesehatan, hingga teknologi. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk melihat sejauh mana pembinaan satuan karya di daerah telah berkembang.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa menilai sejauh mana pembinaan yang dilakukan di daerah. Hasilnya nanti bukan hanya dalam bentuk prestasi, tapi juga kualitas dan kepribadian para pramuka yang terlibat,” jelasnya.
Kak Suparlan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina dan pendamping yang telah mempersiapkan kontingen. Ia menyebut keberhasilan sebuah delegasi tidak hanya ditentukan oleh para peserta, tetapi juga kerja keras tim pendukung di baliknya.
“Persiapan panjang yang dilakukan para pembina adalah bagian dari pengabdian tanpa pamrih. Semoga kerja keras ini menjadi contoh semangat gotong royong dalam Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Ia menutup sambutannya dengan pesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan, kesehatan, dan nama baik Kwarda Kaltara selama kegiatan berlangsung.
“Jaga semangat, jaga nama baik, dan pulanglah dengan membawa pengalaman serta kebanggaan. Perjalanan ini adalah langkah kecil yang akan memperkuat masa depan Pramuka Kalimantan Utara,” pungkasnya. (*)
