Tonggak Sejarah Kepramukaan Borneo: Kwarda Kaltara Matangkan Persiapan Jambore Daerah Perdana

"Perhelatan akbar tingkat daerah bukan sekadar ajang berkumpulnya ribuan anggota muda di alam terbuka, melainkan ujian perdana kedewasaan organisasi dalam merajut simpul persaudaraan lintas batas negara,"

TARAKAN -- Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mengambil langkah taktis dalam merampungkan persiapan hajatan besar organisasi. Berdasarkan laporan liputan langsung dari Tarakan pada pertengahan September 2026, jajaran kepengurusan Kwarda Kaltara resmi mematangkan agenda akbar Jambore Daerah (Jamda) I yang dijadwalkan bergulir pada akhir November mendatang. Pertemuan koordinasi perdana ini melibatkan seratus panitia inti yang didominasi oleh para Pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh Kwartir Cabang di wilayah provinsi termuda tersebut.

Sebagai perhelatan Jambore Daerah pertama sejak Kaltara terbentuk sebagai daerah otonom, skala persiapan yang dirancang tidak main-main. Sebanyak kurang lebih 650 Pramuka Penggalang dipastikan menjadi peserta utama perkemahan akbar ini. Tidak tanggung-tanggung, gaung kegiatan ini bahkan menembus batas teritorial domestik dengan turut mengundang kontingen dari Kwarda Kalimantan Timur, serta organisasi Kepramukaan negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam untuk memeriahkan arena perkemahan.

Ketua Kwarda Kaltara, Hj. Rahmawati, S.H., menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kaltara menjadi amunisi utama untuk memastikan standar pelaksanaan acara berjalan sukses tanpa hambatan berarti di lapangan.

"Persiapan mulai kita lakukan secara saksama untuk memastikan Jamda perdana ini menjadi tonggak sejarah baru pembinaan karakter generasi muda di Kalimantan Utara," ujar Hj. Rahmawati di hadapan para pengurus Kwarda.

Ketua Panitia Jamda Kaltara I 2026, Kak Panji, menambahkan bahwa seluruh wakil ketua bidang telah diinstruksikan untuk merampungkan rencana kerja terintegrasi paling lambat pada 1 Oktober 2026. Langkah disiplin waktu ini diberlakukan guna memastikan setiap tahapan operasional lapangan, mulai dari sarana perkemahan, sistem keamanan, hingga logistik peserta, terkontrol secara akurat dan transparan.

Pelaksanaan Jamda perdana ini menjadi pertaruhan kredibilitas bagi Kwarda Kaltara dalam membuktikan kapasitas manajerial organisasi tingkat regional. Publik Pramuka kini menanti realisasi janji panitia untuk menyuguhkan perhelatan akbar berstandar internasional di beranda utara Republik Indonesia.

Lebih baru Lebih lama